PENINGKATAN VOLUME PRODUKSI MELALUI STRATEGI MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU UD INTAN ABADI BLITAR

  • Ifan Agustino
  • Rony Ika Setiawan

Abstract

UD Intan Abadi sering sekali mengalami kekurangan volume produksi untuk memenuhi permintaan konsumen, hal ini disebabkan oleh persediaan bahan baku yang tidak tentu. Pada umumnya didalam merintis usaha perusahaan memerlukan kelangsungan proses produksi yang optimal hal ini dapt dipengaruhi oleh beberapa faktor didalamnya. Faktor-faktor tersebut antara lain : modal, teknologi, persediaan bahan baku yang dibutuhkan, tenaga kerja yang membantu kegiatan operasiaonal perusahaan. Seiring dengan kemajuan dan berkembangnya industri kecil di Indonesia sering sekali industri kecil di desa maupun di daerah perkotaan mengalami hambatan dalam menghasilkan volume produksi secara maksimal sehingga pendapatan dari industri tersebut juga menjadi rendah. Dan ditengah ketatnya kondisi persaingan bisnis jajanan oleh-oleh UD. Intan Abadi berupaya keras untuk menjaga kelangsungan hidup industrinya. Di daerah Blitar terdapat banyak sekali industri kecil (UMKM) yang bergerak di bidang industri makanan khas dari daerah blitar yaitu madu mongso. Jumlah persediaan bahan baku pada UD. Intan Abadi tergantung pada ketersediaan bahan baku dipasaran sedangkan ketersediaan bahan baku dipasaran sering mengalami kelangkaan atau tidak menentu. Hal ini membuat pesrsediaan bahan baku pada UD. Intan Abadi tidak optimal, ketika bahan baku dipasaran langka untuk tetap bisa menjalankan proses produksi maka industri ini sering menurunkan volume produksinya, sehinga berdampak pada produk madu mongso dari UD. Intan Abadi yang biasanya bisa memproduksi lima puluh kilogram bahan baku perharinya menjadi hanya tiga puluh kilogram perharinya sehingga di pasaran juga mengalami kelangkaan sedangan kan permintaan produk madu mongso tetap. Penelitian ini dilakukan pada UD. Intan Abadi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana mengoptimalkan persediaan bahan baku pada UD. Intan Abadi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data Observasi, Intervew, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menghadapi kekurangan persediaan bahan baku ketika terjadi kelangkaan dapat menerapkan sistem persediaan pengaman (Safety Stock). Hal ini dimaksudkan untuk menjaga jumlah persediaan bahan baku yang harus ada pada perusahaan. Untuk mengahadapi ketersediaan bahan baku di pasaran maka dapat mengunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), hal ini dimaksudkan untuk mengetahui berapa jumlah pesanan yang paling ekonomis dalam setiap pemesanan agar dapat menciptakan kondisi dan situasi yang seimbang dan selalu stabil dari berbagai kondisi. Untuk menjaga keseimbangan jumlah persediaan maka dapat menggunakan metode ROP (Reorder Point), hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kapan perusahaan harus melakukan pemesanan bahan baku lagi agar proses produksi tidak terhambat.   Kata Kunci : pengendalian persediaan bahan baku, mengoptimalkan volume produksi
Published
01-07-2019
Section
Articles