Menakar Skeptisisme Dalam Membayar Pajak Ditinjau Dari Perspektif Wajib Pajak

Authors

  • Putu Ayuni Kartika Putri Suardana Universitas Pendidikan Nasional
  • Agus Fredy Maradona Universitas Pendidikan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.51289/peta.v6i1.470

Keywords:

Kewajiban Membayar Pajak, Skeptisisme, Theory of Planned Behavior

Abstract

Skeptisisme membayar pajak adalah pandangan wajib pajak yang cenderung meragukan pembayaran pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan wajib pajak dalam membayar pajak dan skeptisisme yang timbul dalam membayar pajak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Theory of Planned Behavior (TPB). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang merupakan data-data berupa informasi yang diperoleh dari wawancara dengan informan penelitian. Sumber data yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, baik dari wajib pajak maupun otoritas pajak memandang kewajiban membayar pajak sebagai bentuk kontribusi wajib yang tidak akan kembali dalam bentuk manfaat yang diperoleh secara langsung. Berdasarkan aspek theory of planned behaviour, sikap terhadap perilaku wajib pajak cenderung menanggapi hal yang tidak disenangi atau bersikap negative sehingga semakin besar skeptisisme wajib pajak yang muncul.

References

Adziem, F., & Said, S. (2019). Pengaruh Informasi Perpajakan B Erbasis Community Cluster Terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak Pada Kantor Pelayanan Pratama Kota Makassar. Amnesty: Jurnal Riset Perpajakan, 1(1), 21–26.

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 179–211.

Aljavier, M. R. I. (2019). Rendahnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Perpajakan Di. November.

Andinata, M. C. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Membayar Pajak ( Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Rungkut di Surabaya ). 4(2), 1–15.

Anjani, D. N., & Restuti, M. M. D. (2016). Analisis Faktor-Faktor Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pelaku Usaha Pada KPP Pratama Salatiga. Berkala Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 1(2), 125–144.

Ari. (2020). Kejari Badung Tahan Dua Tersangka Pengemplang Pajak Rp 1,3 M Lebih. Balicitizen.Com.

Balipost.com. (n.d.). Angka Pengangguran Bali Terendah Se Indonesia. https://www.balipost.com/news/2019.html diakses tanggal 20 Mei 2020

Budiarto, A. (2016). Pedoman Praktis Membayar Pajak. Genesis Learning.

Creswell W. John. (2013). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.

Direktorat Jenderal Pajak. (2018). Lakin Djp. Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak 2018, 1–118. https://www.pajak.go.id/sites/default/files/2019-05/LAKIN DJP 2018.pdf

Effendy, T. S., & Toly, A. A. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Pertambahan Nilai. Tax & Accounting Review, 1(1), 1–4.

Ernawati, W. D., & Purnomosidhi, B. (2018). Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku Yang Dipersepsikan, dan Sunset Policy Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Niat Sebagai Variabel Intervening. 51(1), 51.

Farida, A. (2017). Misteri Kepatuhan Pajak. Akuntabel, 14(2), 122. https://doi.org/10.29264/jakt.v14i2.1908

Gunarta, I. W. E. (2020). Penggelapan Pajak Hotel Hanging Garden Disidangkan, Korban Berharap Pelaku Lain Terungkap diperoleh pada 15 Agustus 2020. Tribun-Bali.Com. https://bali.tribunnews.com/2020/01/08/penggelapan-pajak-hotel-hanging-garden-disidangkan-korban-berharap-pelaku-lain-terungkap

Hani, M. (2016). Pengaruh Lingkungan Usaha, Profitabilitas, Penegakan Hukum, Dan Sanksi Terhadap Ketidakpatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Dumai. JOM Fekon, 03(Februari 2016), 01.

Hidayat, W. (2010). Studi Empiris Theory of Planned Behavior dan Pengaruh Kewajiban Moral pada Perilaku Ketidakpatuhan Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 12(2), 82–93.

Indonesia, R. (2007). Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 18 Ayat 1. 1–106.

Jayanto, P. Y. (2011). Faktor-Faktor Ketidakpatuhan Wajib Pajak. Jurnal Dinamika Manajemen, 2(1), 48–61.

kemdikbud. (n.d.). KBBI. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Keputusan Dirjen Pajak - KEP - 88/PJ/2004. (n.d.). https://www.ortax.org

Mardiasmo. (2016). Perpajakan (Revisi). Andi.

Mastani, C., & Khairani, S. (2017). Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, Kontrol Perilaku Dengan Kepatuhan Sebagai Variabel Intervening Terhadap Tax Compliance Penyetoran SPT Masa PPN (Survei Pada PKP Yang Terdaftar Di KPP Pratama Ilir Barat Kota Palembang). 14(1), 55–64.

MUC. (2020). Tax Ratio Indonesia Turun Jadi 10,73%. Muc Consulting. https://mucglobal.com/id/news/1878 diakses tanggal 20 Mei 2020

Munawaroh, M. (2017). Skeptisisme Tokok Aku Dalam Novel Simple Miracles Karya Ayu Utami.

Mustikasari, E. (2007). Kajian Empiris Tentang Kepatuhan Wajib Pajak Badan Di Perusahaan Industri Pengolahan Di Surabaya Simposium Nasional Akuntansi X. Universitas Hasanuddin Makassar, ASPP-16(26-28 Juli), 1–41.

nv. (2017). Hardys Nunggak Pajak Rp 105 Miliar. Nusabali.Com. https://www.nusabali.com/berita.html diakses tanggal 15 Agustus 2020

Pajak, K. K. R. I. D. J. (2013). Undang-Undang KUP. Perubahan Ketiga UU Nomor 6 Tahun 1983, 333.

Purwanto, A. S. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Badan Yang Terdaftar di KPP Pratama Surakarta. 01(04), 53. http://eprints.ums.ac.id/36859/1/1.Naskah Publikasi.pdf

Putri, L. Y. (2014). Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Keperilakuan yang Dipersepsikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Rasulong, I., & Lisdayanti, L. (2018). Peranan Aspek Moralitas, Kepatuhan, Dan Pemahaman Wajib Pajak Pribadi Dalam Pelaporan Pajak Penghasilan. Amnesty: Jurnal Riset Perpajakan, 1(2), 94–108. http://jraba.org/journal/index.php/jraba/article/download/94/34

Retyowati, F. D. (2016). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Wajib Pajak yang Terdaftar di KPP Pratama Sukoharjo. Publikasi Ilmiah, 1–16.

Seni, N. N. A., & Ratnadi, N. M. D. (2017). Theory of Planned Behavior Untuk Memprediksi Niat Berinvestasi. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 12, 4043–4068.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta.

Suryanto, R., Sani, A. F., & Sofyani, H. (2018). Skeptisisme personal dan situasional terhadap keputusan audit: sebuah studi eksperimen. Jurnal Akuntansi, 22(2), 289.

Tobing, S. (2019). Penerimaan Pajak Yang Meleset Jauh dari Target. Katadata.Co.Id. https://katadata.co.id/sortatobing diakses tanggal 20 Mei 2020

Wanarta, F. E., & Mangoting, Y. (2014). Pengaruh Sikap Ketidakpatuhan Pajak, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku yang Dipersepsikan terhadap Niat Wajib Pajak Orang Pribadi untuk Melakukan Penggelapan Pajak. Tax & Accounting Review, 4(1), 138.

Winarsih, E. S. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Ketidakpatuhan Dalam Membayar Pajak (Studi Empiris Terhadap Wajib Pajak PBB-P2 Kabupaten Sukoharjo) [Universitas Sebelas Maret]. In perpustakaan.uns.ac.id (Vol. 2014, Issue August). http://dx.doi.org/10.1016/j.scitotenv.2014.10.007

Zain, M. (2008). Manajemen Perpajakan. Salemba Empat.

Published

29-01-2021

How to Cite

Suardana, P. A. K. P., & Maradona, A. F. . (2021). Menakar Skeptisisme Dalam Membayar Pajak Ditinjau Dari Perspektif Wajib Pajak. Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA), 6(1), 34-51. https://doi.org/10.51289/peta.v6i1.470