ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL GUNA MENILAI KESEHATAN BANK (Studi kasus pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI)

Risyan Dyako

Abstract


Kata Kunci :  Laporan Keuangan, CAMEL, Kesehatan Bank

Sebuah  bank  dikatakan  sehat  apabila  dapat  melakukan  kegiatan  operasional  perbankan  secara  normal  dan mampu memenuhi semua kewajibannya dengan baik dengan cara-cara yang sesuai dengan peraturan perbankan yang  berlaku.  Dengan  mengetahui  tingkat  kesehatan  bank  maka  seluruh  pihak  yang  terkait  dapat  mengukur sejauh mana pengelolaan bank telah sesuai dengan asas pengelolaan bank yang sehat dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Hasil kesimpulan bank sehat apabila dinilai dari Laporan Keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia dengan metode CAMEL dan layak ditanamkan investasi oleh invest or maupun bagi nasabah dapat menyimpan uang dengan aman adalah: Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk., Bank Capital Indonesia Tbk., Bank Ekobomi Raharja  Tbk.,  Bank  Central  Asia  Tbk.,  Bank  Negara  Indonesia  (Persero)  Tbk.,  Bank  Nusantara  Parahyangan Tbk., Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Bank Mutiara Tbk., Bank Danamon Indonesia Tbk., Bank Jawa Barat Dan Banten Tbk., Bank QNB Kesawab Tbk., Bank Mandiri (Persedor) Tbk., Bank Bumi Arta Tbk., Bank CIMB Niaga Tbk., Bank Internasional Indonesia Tbk., Bank Permata Tbk., Bank of India Indonesia Tbk., Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk., Bank Artha Graha Internasional Tbk., Bank Mayapada Internasional Tbk., Bank Windu Kencana Internasional Tbk., Bank Mega Tbk., Bank Pan Indonesia Tbk., Bank Himpunan Saudara 1906  Tbk.  Hasil  kesimpulan  bank  tidak  sehat  sesuai  dengan  hasil  penelitian  dan  kurang  layak  ditanamkan investasi oleh investor maupun bagi nasabah agar berhati-hati menyimpan uang pada : Bank ICBP Bumiputera Tbk., Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Bank Pundi Indonesia Tbk., Bank Victoria International Tbk.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.