Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemandirian Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Sebagai Badan Layanan Umum Daerah

Authors

  • Annafi Indra Tama Universitas Islam 45

Keywords:

Umur Instansi, Tipe Rumah sakit, Inflasi, Kesejahteraan Masyarakat, Kemandirian Keuangan

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis dan pengkajian terhadap factor-faktor yang mempengaruhi kemandirian keuangan setelah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif non eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya umur rumah sakit tidak selaras dengan semakin meningkatnya kemandirian keuangan rumah sakit, yang artinya umur rumah sakit tidak berpengaruh terhadap kemandirian keuanga rumah sakit. Tipe rumah sakit yang tidak mengalami perubahan mulai dari tahun awal penelitian sampai dengan akhir penelitian ini yang memberikan dampak berfluktuasinya kemandirian keuangan. Inflasi daerah dapat mempengaruhi secara positif terhadap kemandirian keyangan rumah sakit, sedangkan kesejahteraan masyarakat yang diukur dengan 6 indikator menunjukkan hasil tidak dapat mempengaruhi kemandirian keuangan rumah sakit. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemandirian keuangan rumah sakit baru hanya dapat dipengaruhi oleh inflasi daerah saat itu.

References

Azwar, AH. (1996). Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Batley, Richard. (2004). Development and Change. 35 (1): 31-56. Blackwell Publishing, Oxford, UK.

Box, Richard C. (1999). Running Government Like a BusinessImplications for Public Administration Theory and Practice. The American Review of Public Administration (Impact Factor: 1). 01/1999; 29(1):19-43.

Direktorat PPK BLU. (2014). Arsip Konsultasi.http://www.ppkblu.depkeu.go.id /index.php/baca/ berita/44/arsip-konsultasi. (diakses 21 Agustus 2018).

Egeberg, Morten dan Jarle Trondal. (2010). Agencification and Location: Does Agency Site Matter?. Working Paper No. 3, March 2010. ARENA Working Paper. Hughes, O. E. (1998) Public Management and Administration, 2nd Ed., London: MacMillan Press Ltd.

Febrianto, Nova. (2018). Pengaruh Ukuran Rumah Sakit, Pendapatan Asli Rumah Sakit, Belanja Modal, Ukuran Legislative Dan Intergovernmental Revenue Terhadap Kinerja Keuangan Rumah Sakit.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Ghozali, Imam. (2005). Analisis Multivariate dengan Program SPSS. BP Undip: Semarang.

Ghozali dan Chariri. (2007). Teori Akuntansi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang.

Halim, Abdul. (2001). Analisis Diskripsi Pengaruh Fiskal Stress pada APBD Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. KOMPAK. STIE YO. Yogyakarta. 127-146.

_____________. (2004). Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: AMP YKPN.

¬¬¬¬¬¬¬¬_____________. (2002). Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.

Handayani, Sri. (2016). Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Kinerja Perusahaan, Likuiditas Dan Leverage Terhadap Kualitas Akrual. Universitas Muhamamdyah Surakarta.

Hasan, Mudrika Alamsyah. (2006). Analisis Faktor-faktor yang Mepengaruhi Struktur Modal (Studi pada Instansi yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta). Jurnal Tepak Manajerial Magister Manajemen Unri. Vol. 6 No.6 November.

Ikhsan. (2008). Metedologi Penelitian Akuntansi Keprilakuan. Edisi Pertama. BPFE: Yogyakarta.

Kusumawardani, M. (2012). Pengaruh size, kemakmuran, ukuran legislatif, leverage terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Accounting Analysis Journal. Universitas Negeri Semarang.

Mahmudi. (2007). Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Panduan Bagi Eksekutif, DPRD, dan masyarakat dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi, Sosial dan Politik”. Yogyakarta: STIM YKPN.

Megginson, W.L. (1997). Corporate Finance Theory. Reading, MA : Addison-Wesley Educational Publishers, Inc.

Minarsih, R. (2015). Pengaruh size, wealth, leverage, dan intergovernmental revenue terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Na’im, Ainun. (1995). Akuntansi Inflasi, Edisi Pertama, BPFE; Yogyakarta.

Nugroho, Okky. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian keuangan badan layanan umum. Universitas Negeri Lampung.

Pressman, Steven. (2002) Lima Puluh Pemikir Ekonomi Dunia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Putri, Meidera Elsa Dwi. (2012). Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran Instansi terhadap Struktur Modal pada Instansi Manufaktur Sektor Industri Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal Manajemen, Volume 01, No.01,September.

Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Administrasi. Edisi ke 13, IKAPI Bandung. hal. 93-95, 103.

Tama, Annafi Indra. (2015). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah melalui Analisis Rasio Keuangan APBD Kabupaten/kota di Indonesia Sebelum dan Sesudah Penerapan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009. Jurnal Akuntansi Dan Komputerisasi Akuntansi. Unisma Bekasi.

---------. (2019). Kajian Kemandirian Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Sebagai Badan Layanan Umum Daerah dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Pelayanan. Jurnal PETA.

Published

30-07-2020

Issue

Section

Articles