Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Belanja Daerah Guna Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah di Dinas PORBUDPAR Kota Blitar

  • Norma Yunita STIE KESUMA NEGARA BLITAR
  • Iwan Setya Putra STIE KESUMA NEGARA BLITAR

Abstract

Salah satu instrumen kebijakan fiskal dalam mempengaruhi perekonomian adalah melalui sektor pengeluaran pemerintah. Pada dasarnya pengeluaran pemerintah tersebut bertujuan untuk menyediakan barang dan jasa, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta. Oleh karena itu diperlukan proses penyerapan anggaran belanja negara yang dinamis dan terjadwal guna mempercepat proses pembangunan dan memacu tingkat pertumbuhan ekonomi. Pola penyerapan anggaran belanja yang terjadi pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar untuk Tahun Anggaran 2014, 2015 & 2016 belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, nilai ini dapat dilihat dari Laporan Realisasi Anggaran di setiap akhir Tahun Anggaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode perbandingan. Sampel yang digunakan adalah Dokumen Perencanaan dan Laporan Realisasi Anggaran. Berdasarkan target yang ditetapkan penulis membandingkan dengan hasil penyerapan anggaran. Penelitian ini memiliki 4 faktor yang dapat mempengaruhi penyerapan anggaran yakni Faktor Perencanaan anggaran, proses Pengadaan & syarat administrasi, proses pembayaran dan Sumber Daya Manusia.dari keempat faktor ini seluruhnya menjadi pendorong pencapaian target penyerapan lebih maksimal di pemerintah daerah Kata Kunci : Perencanaan anggaran,Laporan Realisasi Anggaran

References

Bastian.2006. Akuntansi Sektor Publik :Surat Pengantar.Erlangga.Jakarta

Christopher dan Schooner.2007.Incrementalism : Eroding The Impediments to a Global Public Procurement Market. Journal of International Law 38(320) : 529-576. George Washington University - Law School.Washington

Haruman dan Rahayu.2007.Penyusunan Anggaran Perusahaan.Edisi kedua.Graha Ilmu. Yogyakarta

Kuswoyo,Iwan Dwi.2011.Faktor – factor penyebab penumpukan anggaran belanja di akhir tahun anggaran apada satuan kerja diwilayah KPPN Kediri.Tesis.Program Studi S2 Magister Manajemen.Universitas Gadjah Mada.Yogyakarta.

Kotler & Keller.2012.Marketing manajemen Edisi Empat Belas.Erlangga.Jakarta

Munandar,M.2014.Budgeting.BPFE.Yogyakarta

Nafarin,M.2007.Penganggaran Perusahaan.Salemba Empat.Jakarta

News MoF (Fiscal).2013.Pemerintah Siapkan Langkah-langkah Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran.
https://www.kemenkeu.go.id/Berita/pemerintah-siapkan-langkah-langkah-dorong-percepatan-penyerapan-anggaran.10 Juni 2017 (11.17)

Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 37 tahun 2014. Pedoman penyusunan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2015.Jakarta

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 Pasal 31 ayat 1. Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.15 Mei 2006.Jakarta

Permenkeu No. 101/PMK.02/2011.klasifikasi Anggaran..Jakarta

Peraturan Walikota Blitar Nomor 7 Tahun 2015.Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Blitar.Pemerintah Kota Blitar

Peraturan walikota Blitar Nomor 18 Tahun 2014.Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kota Blitar. 30 Mei 2014. Pemerintah Kota Blitar

Priatno,Prasetyo Adi.2013.Analisis Faktor – factor yang mempengaruhi penyerapan anggaran pada Satuan Kerja Lingkup Pembayaran di KPPN Blitar.Skripsi.Jurusan Ilmu Ekonomi.Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.Malang

Putri,Carlin Tasya.2014.Analisis Faktor – factor yang mempengaruhi penyerapan Anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Pemerintah Provinsi Bengkulu.Skripsi.Program Studi Akuntansi.Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu.Bengkulu
Published
16-01-2018
Section
Articles