ANALISIS STRES KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA CV INVESTA MOTOR BLITAR MELALUI KINERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

  • Viki Intanasari
  • Sandi Eka Suprajang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja dan loyalitas karyawan. Populasi pada penelitian ini adalah 30 orang, dengan menggunakan responden sebanyak 30 orang karyawan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan digunakan teknik analisis model path atau analis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pada path pengaruh langsung antara variabel X (stres kerja) terhadap variabel Y (loyalitas karyawan) menghasilkan pengaruh negatif, yang artinya semakin rendah stres kerja maka semakin tinggi loyalitas karyawan, dimana akan mempengaruhi juga kinerja pada perusahaan ini. 2) Pada pengaruh tidak langsung, koefisien path bertanda positif, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi stres kerja, maka semakin tinggi pula loyalitas karyawan, jika kinerja juga tinggi. Pada sebagian karyawan, stres kerja yang dihadapi merupakan tantangan tersendiri dan bukan merupakan sebuah beban dalam bekerja, dimana akan mendapatkan rasa puas dan percaya diri ketika berhasil menghadapinya. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karyawan pada CV. Investa Motor ini memerlukan dukungan maupun motivasi agar mampu dan siap dalam menghadapi stres kerja yang dihadapi. Stres kerja dapat dikurangi dengan memberikan perhatian terhadap rekan kerja yang mendukung pekerjaan mereka. Dengan mendapatkan dukungan yang sesuai dengan hasil kerja kerasnya dalam menyelesaikan pekerjaan, maka karyawan akan merasa puas dan percaya diri. Dukungan ini dapat berupa pujian, motivasi, maupun gaji, dimana dapat meningkatkan kinerja. Selain itu, pemberian pengahargaan maupun promosi jabatan yang dilakukan secara berkala, dapat menimbulkan perasaan memiliki perusahaan dalam memajukannya.   Kata Kunci : Stres Kerja, Kinerja, Loyalitas Karyawan
Published
14-10-2018
Section
Articles