ANALISIS KESIAPAN DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) HANMADE INDUSTRI SEPATU KABUPATEN MAGETAN MENGHADAPI ERA GLOBALISASI (Studi Kasus Hanmade Industri Sepatu Kabupaten Magetan)

  • Yogi Yunanto

Abstract

Industri kecil dan menengah merupakan kelompok industri yang paling bertahan dalam menghadapi krisis perekonomian indonesia. tujuan penelitian ini mengetahui kondisi perkembangan IKM hanmade industri sepatu di kabupaten magetan dan mengetahui kondisi daya saing IKM hanmade industri sepatu di kabupaten magetan menghadapi era globalisasi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif menghasilkan data berupa kata-kata, tulisan atau lisan dan perilaku orang dapat diamati, mengungkapkan fakta apa adanya tentang suatu objek, gejala, keadaan, dengan pencandraan, menggambarkan, menguraikan, menginterprestasikannya dan diambil kesimpulan yang sistematis. Para pemilik IKM merekrut tenaga kerja profesional di bidang produksi sepatu bentuk perubahan mode dan penguasaan teknologi, Penggunaan mesin produksi yang bagus serta jaminan produk, implikasi praktis artikel kondisi perkembangan IKM hanmade industri sepatu di kabupaten magetan memberikan dampak positif terhadap upaya pencapaian tujuan para pemilik usaha. Adanya peningkatan daya saing sehingga mampu memberikan jaminan atas dukungan pemilik untuk mengembangakan usaha. Hasil kesimpulan perlu adanya pelatihan teknologi pengembangan produk dan kemasan serta peningkatan SDM pengrajin. Fasilitas mesin dan peralatan produksi mengikuti perkembangan teknologi. Peningkatan kwalitas melalui standarisasi produk memberikan jaminan atas kepuasan konsumen. Sosialisasi dan penerapan (SNI). Pemasaran melalui jalinan kerjasama (Kemitraan industri daerah lain) Peningkatan intensitas pemasaran melalui jaringan onlineKata Kunci: Industri Kecil Menengah (IKM), Kemampuan Daya Saing, Era Globalisasi
Published
21-04-2017
Section
Articles