ANALISIS RISIKO PEMBIAYAAN SYARIAH PADA SEKTOR EKONOMI

  • Zubaidah Nasution
  • Acmad Saiful Ulum

Abstract

Pembiayaan syariah merupakan salah tugas bank selian mengumpulkan dana masyarakat. Peningkatan pembiayaan tidak hanya dari peningkatan pembiayaan yang diberikan tetapi kesesuaian pembiayaan yang diberikan terhadap sektor ekonomi menjadi hal penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor perdagangan merupakan salah satu sektor potensial yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu bank syariah yang memiliki akad pembiayaan yang sesuai berontribusi besar pada sektor perdagangan. Sektor perdagangan yang memiliki sumber potensial adalah perdagangan ecer, sedang dan kecil  dengan pembiayaan jangka pendek sedangkan perdagangan besar dengan pembiayaan jangka panjang pada akad mudharabah dan musyarakah.Pada penelitian ini sektor perdagangan merupakan variabel dependen dan vaiabel independen terdiri dari rasio perbankan yakni return on asset, biaya operasional pendapatan operasional, non performing loan, financing deposit ratio, bagi hasil dan makro ekonomi yakni inflasi, indeks produksi industry dan  indeks harga saham gabungan. Untuk mengetahui besaran koefisien masing-masing factor dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda untuk melakukan uji F sebagai penguji simultan dna uji t untuk pengujian secara parsila. Data yang digunakan berupa data sekunder dari statsitik bulanan perbankan syariah mulai Januari 2012 sampai Juni 2015. Hasil penelitian ini ROA, BOPO, NPF, FDR, Bagi hasil, IPI, Inflasi dan IHSG berpengaruh secara simultan. Secara parsial ROA,BOPO,NPF, bagi hasil dan inflasi tidak berpengaruh signifikan dan FDR, IPI dan IHSG memiliki pengaruh signifikan.  Kata kunci: pembiayaan sektor perdagangan, rasio perbankan, bagi hasil dan makro ekonomi
Published
18-01-2017
Section
Artikel